Mei


  • 1 Mei

“Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.”  -1 Korintus 13:4

🌟Sebagai anak-anakNYA kita dituntut untuk memiliki kesabaran dan saling bersabar satu sama lainnya, sebab kesabaran adalah bagian dari kasih.

  • 2 Mei

“Si pemarah membangkitkan pertengkaran, tetapi orang yang sabar memadamkan perbantahan.”  -Amsal 15:18

🌟Dengan kesabaran, seseorang dapat melihat hal-hal yang positif di tengah kesukaran sekali pun.  Bukankah banyak anak-anak Tuhan yang tidak sabar menantikan pertolongan dari Tuhan dan akhirnya mereka pun tidak mengalami berkat-berkat Tuhan?

  • 3 Mei

“Segala jalan orang adalah bersih menurut pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang menguji hati.”  -Amsal 16:2

🌟Memang, orang lain tidak bisa mengetahui isi hati kita, tapi Tuhan sangat mengerti secara detail apa yang terdapat dalam isi hati kita tanpa terkecuali, karena Dia adalah Pribadi yang Mahatahu. Itulah sebabnya Tuhan menilai hati kita terlebih dahulu sebelum Dia melihat perbuatan atau tindakan kita.

  • 4 Mei

“Kiranya Allah mengasihani kita dan memberkati kita, kiranya Ia menyinari kita dengan wajah-Nya.”  -Mazmur 67:2

🌟Hidup yang diberkati adalah janji Tuhan bagi orang percaya dan berkat itu adalah pasti, sebab janji Tuhan adalah ya dan amin.

  • 5 Mei

“Siapa memberi kepada orang miskin tak akan berkekurangan, tetapi orang yang menutup matanya akan sangat dikutuki.”  -Amsal 28:27

🌟Pelaksanaan dari berbuat baik adalah dengan membantu sesama kita, terutama saudara seiman yang hidup dalam kekurangan dengan menggunakan uang atau harta kita.

  • 6 Mei

“Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”  -Lukas 6:38

🌟Kalau kita sungguh-sungguh mengasihi Tuhan, kita akan melakukan perintah ini dengan sukacita dan penuh kerelaan hati.

  • 7 Mei

“Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.”  -2 Korintus 9:7

🌟Ada juga yang memberi karena terpaksa atau punya motivasi terselubung;  ingin dipuji atau untuk menunjukkan kalau dirinya mampu. Jika kita memberi, kita harus melakukannya dengan rela hati; tanpa kerelaan, kita akan cenderung menunda-nunda waktu untuk memberi dan akhirnya kita mengurungkan niat untuk memberi.

  • 8 Mei

“Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan. Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan,…”  -Amsal 11:24-25

🌟Kasih tidak perlu digembar-gemborkan melalui ucapan, tapi harus dibuktikan dengan perbuatan. Apa pun keadaan kita marilah kita belajar untuk memberi.

  • 9 Mei

“Selagi dicobai dengan berat dalam pelbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan.”  -2 Korintus 8:2

🌟Pekerjaan mudah bagi kita untuk bersukacita dan memuji-muji Tuhan ketika keadaan kita sedang baik, tidak ada masalah, kondisi sehat (tidak sakit), usaha lancar, anak-anak berhasil dalam studi dan sebagainya. Namun bagaimana jika sedang dalam pergumulan berat?

  • 10 Mei

“…Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.”  -Roma 8:28

🌟Walaupun berada dalam pencobaan dan penderitaan tetaplah belajar mampu bersukacita.

  • 11 Mei

“Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.”  -1 Tesalonika 5:18

🌟Tetap belajar mengucap syukur dan berhenti untuk mengeluh, karena dalam segala perkara Tuhan turut bekerja!

  • 12 Mei

“Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu.”  -1 Korintus 3:17

🌟Jadi kita harus mempersembahkan tubuh kita untuk hormat dan kemuliaan nama Tuhan, bukan untuk kesenangan daging kita;  itulah yang disebut dengan ibadah yang sejati.

  • 13 Mei

“Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran.”  -Roma 6:18

🌟Sebagai orang Kristen atau pengikut Kristus kita dituntut memiliki kehidupan yang berbeda dari orang-orang di luar Tuhan, karena status kita adalah orang-orang percaya.

  • 14 Mei

“Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi, mazmurkanlah kemuliaan nama-Nya, muliakanlah Dia dengan puji-pujian!”  -Mazmur 66:1-2

🌟Kekristenan tidak dapat dilepaskan dari pujian, sehingga sudah sewajarnya setiap orang Kristen tidak hanya memuji Tuhan saat mereka berada di gereja saja. Memuji Tuhan juga tidak bergantung pada situasi dan kondisi yang ada, melainkan setiap waktu dan keadaan.

  • 15 Mei

“Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan!…”  -Mazmur 150:6

🌟Mengapa harus memuji Tuhan setiap waktu? Sebab Tuhan menciptakan kita dengan tujuan memuji dan menyembah Dia. Tuhan rindu agar setiap aspek kehidupan kita dipenuhi dengan pujian akan kebesaranNya.

  • 16 Mei

“…apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.” -Markus 11:24

🌟Doa yang disertai dengan iman yang hidup membuka kesempatan bagi kita untuk mengalami mujizat dan pertolongan dari Tuhan.

  • 17 Mei

“…Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga.  Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.” -2 Korintus 9:6-7

🌟Tuhan sangat menghargai setiap persembahan yang diberikan dengan sukacita dan hati yang rela.

  • 18 Mei

“…Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”  -Yohanes 14:6

🌟Selagi pintu anugerah masih terbuka jangan keraskan hati. Gunakan kesempatan yang ada dengan baik, jangan tunda-tunda waktu sebelum nasi menjadi bubur! Percayalah kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, maka jaminan keselamatan kekal akan kita dapatkan!

  • 19 Mei

“Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup,…”  -Efesus 5:15

🌟Ketahuilah bahwa untuk masuk ke dalam kerajaan sorga atau neraka kelak sangat ditentukan selagi kita masih hidup, bukan setelah kita mati.

  • 20 Mei

“Asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya.”  -Markus 11:23b

🌟Doa yang disertai dengan iman yang hidup membuka kesempatan bagi kita untuk mengalami mujizat dan pertolongan dari Tuhan.

  • 21 Mei

“dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.”  -Roma 5:4

🌟Pengharpan inilah yang mendorong kita untuk terus-menerus berdoa siang dan malam sampai doa kita beroleh jawaban dari Tuhan.

  • 22 Mei

“Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.”  -Roma 8:26

🌟Berdoa bukan hanya sebatas meminta atau memberi laporan terperinci tentang kebutuhan kita dengan Tuhan. Tapi berdoa adalah sarana mempererat hubungan kita dengan Tuhan yang didalamnya terkandung pujian, penyembahan dan ucapan syukur.

  • 23 Mei

“…Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.”  -Yakobus 2:17

🌟Jadi, iman bekerja sama dengan perbuatan-perbuatan itu untuk menjadi sempurna.  Berdoa dengan iman berarti kita tak peduli bagaimana situasi dan kondisi yang kita alami.

  • 24 Mei

“…Kepada orang yang karib kepada-Ku Kunyatakan kekudusan-Ku, dan di muka seluruh bangsa itu akan Kuperlihatkan kemuliaan-Ku,”  -Imamat 10:3

🌟Karib dengan Tuhan, taat, setia dan suka memberi adalah bukti kita mengasihiNya.

  • 25 Mei
“Sifat yang diinginkan pada seseorang ialah kesetiaannya,…”.  -Amsal 19:22a
🌟Jika kita dipercaya untuk melayani Tuhan, mari kita lakukan dengan segenap hati dan penuh kesetiaan.
  • 26 Mei

“Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat.”  -Yakobus 3:16

🌟Tuhan memanggil kita untuk menjadi berkat dan kesaksian bagi orang lain, bukan lagi hidup untuk diri sendiri atau mementingkan diri sendiri.

  • 27 Mei

“Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya.”  -Pengkotbah 3:1

🌟Jangan sombong, karena segala sesuatu ada masanya.

  • 28 Mei

“…sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.” Yohanes 15:5

🌟Sebagai anak-anak Tuhan kita harus percaya bahwa segala sesuatu yang diijinkan terjadi dalam kehidupan kita bukan tanpa maksud, semuanya pasti mendatangkan kebaikan. Dia ingin membentuk dan memurnikan iman kita. Milikilah penyerahan diri penuh kepada Tuhan dan andalkan Dia dalam segala perkara.

  • 29 Mei

“Aku, Tuhan, yang menyelidiki hati, yang menguji batin, untuk memberi balasan kepada setiap orang setimpal dengan tingkah langkahnya, setimpal dengan hasil perbuatannya.”  -Yeremia 17:10

🌟Milikilah motivasi yang benar dalam melayani Tuhan, karena tidak ada yang tersembunyi bagi Dia!

  • 30 Mei

“…sebab Tuhan menyelidiki segala hati dan mengerti segala niat dan cita-cita…”  -1 Tawarikh 28:9

🌟Itulah sebabnya kita harus selalu menjaga agar motivasi kita sesuai kehendak Tuhan sehingga semua yang kita hasilkan adalah baik dan berkenan kepadaNya. Banyak orang yang memutuskan diri terlibat dalam pelayanan bukan karena terpanggil dan mengasihi Tuhan, tetapi karena alasan lain:  mencari keuntungan, supaya terkenal, mencari penghasilan atau relasi bisnis. Apa motivasi kita melayani Tuhan?  Semata-mata untuk hormat dan kemuliaan namaNya?

“Jangan lagi membawa persembahanmu yang tidak sungguh, sebab baunya adalah kejijikan bagi-Ku…”   -Yesaya 1:13

🌟Penyembahan berasal dari hati; tanpa hati, penyembahan bukanlah penyembahan. Karena itu ketika kita datang kepada Tuhan untuk menyembah Dia kita harus melakukannya dengan hati yang tulus, bukan hanya sebatas ucapan di mulut saja.