Mei


  • 1 Mei

“…akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan.” -Lukas 15:7

🌟Betapa indahnya ketika Tuhan menjangkau kita dan surga bersukacita ketika kita menanggapinya.

  • 2 Mei

“Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN, tepat seperti yang dilakukan Amazia, ayahnya. Ia mencari Allah selama hidup Zakharia, yang mengajarnya supaya takut akan Allah. Dan selama ia mencari TUHAN, Allah membuat segala usahanya berhasil.” -2 Tawarikh 26:4-5

🌟Tanpa campur tangan Tuhan raja Uzia tidak akan pernah mampu menjalankan tugas pemerintahannya dengan baik. Oleh karena tekun mencari Tuhan dan senantiasa hidup dalam ketaatan, Uzia menjadi raja yang berhasil dan diberkati Tuhan.

  • 3 Mei

katanya:” Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!” -Ayub 1:21

🌟Banyak orang ketika berada di puncak dan diberkati, menjadi lupa diri. Dan lebih bergantung pada apa yang dimilikinya dari pada Tuhan. Kita harus berhati-hati.

  • 4 Mei

“Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu;” -Mazmur 34:20

🌟Hidup ini tidak selamanya mulus tanpa tantangan, adakalanya kita dihadapkan pada berbagai tantangan hidup, bisa berupa masalah dalam rumah tangga, sakit-penyakit, krisis keuangan dan lain-lain.  Namun sebagai anak-anak Tuhan semuanya itu bukanlah menjadi alasan bagi kita untuk menjadi lemah dan tawar hati. Karena kita percaya bahwa Tuhan Yesus selalu ada bersama kita dan di pihak kita. Tetap Semangat!!!

  • 5 Mei

“…sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.” -1 Yohanes 4:4

🌟Tuhan memberikan kita penolong yang luar biasa. DIA lah yang akan membantu kita untuk mengatasi segala kelemahan dan persoalan yang sedang kita alami. Kesadaran diri akan siapa yang ada di pihak kita akan menentukan bagaimana sikap dan reaksi kita terhadap apa pun yang terjadi.  Jika Tuhan ada di pihak kita, tak ada yang perlu ditakutkan lagi!

  • 6 Mei

“sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.” -1 Yohanes 5:4

🌟Karena itu kita harus menyadari, kuasa apa pun yang ada di muka bumi ini pada hakekatnya tidak akan mampu mengalahkan kehidupan orang percaya, asal dengan iman kita percaya bahwa Tuhan ada di pihak kita.

  • 7 Mei

“…Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” -Matius 28:20

🌟Ingatlah, penyertaan Tuhan bagi orang percaya itu bukan hanya dalam waktu-waktu tertentu atau musiman, tetapi DIA bersama kita secara permanen sekarang, esok dan sampai selama-lamanya!

  • 8 Mei

“Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.” -Mazmur 119:9

🌟Satu-satunya langkah untuk kita bertahan terhadap arus yang ada, pengaruh yang buruk adalah kita harus selalu melekat kepada Tuhan. 

  • 9 Mei

“Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.” -Matius 26:41

🌟Jika kita bisa menyediakan waktu untuk bersantai, rekreasi, shopping ke mall, menyalurkan hobi, kongkow-kongkow dengan teman, masakan kita tidak punya waktu untuk berdoa? Beratkah kita menyediakan waktu setengah atau satu jam saja dalam sehari untuk berdoa? 

  • 10 Mei

“berilah telinga-Mu dan bukalah mata-Mu dan dengarkanlah doa hamba-Mu yang sekarang kupanjatkan ke hadirat-Mu siang dan malam bagi orang Israel, hamba-hamba-Mu itu, dengan mengaku segala dosa yang kami orang Israel telah lakukan terhadap-Mu. Juga aku dan kaum keluargaku telah berbuat dosa.” -Nehemia 1:6

🌟Berdoa adalah tugas paling dasar bagi kita anak-anakNYA. Kekuatan doa yang pasti dapat mengubah segala sesuatu! 

  • 11 Mei

“Allah semesta langit, Dialah yang membuat kami berhasil! Kami, hamba-hamba-Nya, telah siap untuk membangun.” -Nehemia 2:20

🌟Dalam segala perkara Nehemia selalu melibatkan dan mengandalkan Tuhan, itulah sebabnya apa saja yang diperbuatnya selalu berhasil. 

  • 12 Mei

“Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui.” -Yeremia 33:3

🌟Orang percaya yang berlutut di hadapan Tuhan dan membuka hatinya dalam doa serta mengakui dosa-dosanya dan bertobat pasti akan mendapat uluran tanganNYA dan mendapat pertolongan.  

  • 13 Mei

“Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.” -1 Timotius 6:10

🌟Uang memiliki sifat netral, bisa berguna untuk hal-hal yang positif atau negatif bergantung di tangan siapa uang itu berada. Uang itu tidak jahat, tetapi cinta terhadap uang bisa saja membawa seseorang kepada segala jenis kejahatan.

  • 14 Mei

“Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu.” -Lukas 12:15

  • 15 Mei

🌟Orang yang tidak pernah merasa cukup dengan harta yang dimilikinya, walau telah memiliki segudang kekayaan, pada dasarnya adalah orang yang miskin karena mereka masih saja merasa kurang dan selalu kurang.  Sebaliknya orang yang senantiasa bisa bersyukur atas apa yang dimiliki dan di segala keadaan adalah orang yang kaya, sebab kekayaan sejati itu bukan diukur dari banyaknya uang atau melimpahnya harta, tapi bersumber pada kepuasan batiniah.

“Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.” -1 Tesalonika 5:18

🌟Berhati-hatilah! orang yang cinta akan uang, cepat atau lambat akan terjatuh dalam berbagai dosa karena mereka berpotensi untuk tidak bersyukur kepada Tuhan dan melakukan perbuatan yang menyimpang dari kebenaran.

  • 16 Mei

“Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup.” -1 Yohanes 2:6

🌟Banyak orang berpikir bahwa mengikut Kristus adalah pekerjaan yang mudah. Benarkah?  Sebagai pengikut Kristus kita dituntut untuk memiliki komitmen dan juga motivasi yang benar.

  • 17 Mei

“…sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.” -Yohanes 6:26

🌟’Roti’ berbicara tentang kebutuhan-kebutuhan jasmani. Bila orientasi kita dalam mengikut Kristus hanya sebatas itu, suatu saat nanti kita pasti akan kecewa. Banyak orang pada mulanya begitu menggebu-gebu mengikut Tuhan, tapi di tengah perjalanan mereka mundur dan meninggalkan Tuhan setelah apa yang mereka harapkan belum terwujud.  Begitu ada tawaran lain yang lebih menggiurkan tidak segan-segan mereka akan berpaling dari Kristus. Atau kita mengikut Tuhan, bahkan terlibat dalam pelayanan, tapi di dalam hati kita terselip ambisi dan motivasi tidak benar.

  • 18 Mei

“Guru, aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi.” -Matius 8:19

🌟Mengapa Tuhan Yesus tidak langsung meluluskan keinginan ahli Taurat itu?  Apa yang membuat DIA tidak berkenan?  Yang menjadi pokok permasalahan bukan terletak pada keseriusan dari ahli Taurat itu tapi pada motivasi atau sikap hatinya dalam mengikut Tuhan.

  • 19 Mei

“…TUHAN menyelidiki segala hati dan mengerti segala niat dan cita-cita.” -1 Tawarikh 28:9

🌟Miliki motivasi yang benar dalam semua hal yang kita lakukan.

  • 20 Mei

“Semua pekerjaan yang mereka lakukan hanya dimaksud supaya dilihat orang;” -Matius 23:5

🌟Jangan kita menjadi seperti ahli Taurat hebat hanya dalam berteori dan supaya mendapat pujian manusia.

  • 21 Mei

“…Karena kami tidak pernah bermulut manis–hal itu kamu ketahui–dan tidak pernah mempunyai maksud loba yang tersembunyi–Allah adalah saksi–juga tidak pernah kami mencari pujian dari manusia, baik dari kamu, maupun dari orang-orang lain, sekalipun kami dapat berbuat demikian sebagai rasul-rasul Kristus.” -1 Tesalonika 2:5-6

🌟Mungkin kita merasa bangga dengan apa yang telah kita lakukan saat ini: sudah melayani Tuhan sepenuh waktu (fulltimer), menjadi pembicara, menjadi donatur gereja dan lain sebagainya  Namun kita perlu berhati-hati!  Bila di dalam hati kita masih terbersit motivasi atau tendensi yang tidak benar, maka semuanya itu tidak akan berkenan kepada Tuhan. Karena Tuhan melihat hati kita.

  • 22 Mei

“Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.” -Amsal 22:6

🌟Masa muda adalah masa ’emas’ dalam perjalanan hidup seseorang.  Masa di mana seseorang sedang dalam puncak gejolak, masa mengekspresikan segala potensi yang dimilikinya. Namun juga bisa dikatakan sebagai masa ‘rentan’ terhadap segala pengaruh yang ada, apakah itu pengaruh baik yang membawanya kepada suatu keberhasilan, ataukah pengaruh buruk yang sewaktu-waktu bisa saja menjerumuskannya diarahkan secara tepat dan benar, sebab mereka itu sangat produktif dan bertalenta.

  • 23 Mei

“Melihatlah engkau, imanmu telah menyelamatkan engkau!” -Lukas 18:42

🌟Bartimeus memiliki iman yang hidup, iman yang disertai tindakan sehingga ia menerima mujizat dari Tuhan, matanya yang buta menjadi tercelik!

  • 24 Mei

“TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan.” -Mazmur 145:18

🌟Ketika sedang berada dalam pergumulan yang berat tidak sedikit orang Kristen mengambil tindakan yang salah. Hal pertama yang mereka lakukan adalah mengeluh, bersungut-sungut, ngomong sana-sini, menceritakan keluh kesahnya kepada orang lain. Seringkali bukan jalan keluar yang didapat tapi suasana hati yang semakin keruh dan tidak menentu. Kita lupa bahwa hal terpenting yang seharusnya kita lakukan saat persoalan melanda adalah datang bersimpuh di bawah kaki Tuhan Yesus dan berdoa, karena hanya Dialah yang sanggup mengulurkan tanganNya dan memberi kita kekuatan untuk menghadapi semua itu.

  • 25 Mei

“Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka?” -Lukas 18:7

🌟Bukankah kita seringkali gampang menyerah pada keadaan dan terintimidasi oleh omongan orang lain yang melemahkan, sehingga kita pun tidak lagi datang kepada Tuhan dan akhirnya kita lari mencari pertolongan kepada manusia?

  • 26 Mei

“Siapa yang mempersembahkan syukur sebagai korban, ia memuliakan Aku;…” -Mazmur 50:23

🌟Bartimeus telah mengalami titik balik dalam hidupnya! Bartimeus menjadi kesaksian bagi banyak orang dan nama Tuhan pun dipermuliakan. Bagaimana dengan kita? Mari saksikan kebaikan Tuhan kepada orang lain, mengucap syukur kepada Tuhan karena setiap hari kita mengalami dan merasakan kebaikan Tuhan.

  • 27 Mei

“Kamu juga harus bersabar dan harus meneguhkan hatimu, karena kedatangan Tuhan sudah dekat! Saudara-saudara, janganlah kamu bersungut-sungut dan saling mempersalahkan, supaya kamu jangan dihukum. Sesungguhnya Hakim telah berdiri di ambang pintu.” -Yakobus 5:8-9

🌟Menghadapi ketidakadilan dan penindasan mari belajar tetap bersabar.  Kita harus percaya bahwa apa pun yang menimpa kita dan apa pun yang diperbuat oleh orang lain terhadap kita tidaklah luput dari pengawasan Tuhan.

  • 28 Mei

“Tidak seorangpun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabik baju itu, lalu makin besarlah koyaknya.” -Matius 9:16

🌟Sebagai orang percaya kita dipanggil untuk menjadi berkat bagi dunia ini!  Menjadi berkat hidup kita menjadi kesaksian yang baik bagi orang-orang di sekitar, terlebih-lebih bagi orang-orang yang belum mengenal Tuhan. Namun dalam prakteknya masih banyak orang Kristen yang belum bisa menjadi kesaksian yang baik (berkat), tapi malah menjadi ‘batu sandungan’ bagi orang lain.
Sebelum kita melangkah keluar untuk melayani dan menjangkau jiwa-jiwa, hidup kita harus mau ‘disusutkan’ terlebih dahulu;  kita harus mau dibentuk dan diproses sampai tuntas dulu supaya kita benar-benar siap dan layak untuk melayani orang lain.

  • 29 Mei

“Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris,” -Roma 8:17

🌟Karena status kita adalah anak Allah, kehidupan kita pun (perilaku, tabiat, karakter) harus mencerminkan Dia sebab keberadaan seorang anak itu erat kaitannya dengan keberadaan bapaknya.

  • 30 Mei

“Bukalah bagimu tanah baru, dan janganlah menabur di tempat duri tumbuh.” -Yeremia 4:3

🌟Begitulah keadaan hati seseorang yang lama tidak tersentuh oleh ‘mata bajak dan tidak mengalami aliran-aliran air hidup’.  ‘Tanah’ hatinya sangat keras dan dipenuhi oleh berbagai ‘belukar’, ilalang dan semak duri’.  Sebaik apa pun benih yang ditabur tidak akan menghasilkan tuaian sebab benih itu pasti akan mati. Jika menyadari bahwa kerohanian kita stagnan dan tidak pernah bertumbuh, itu tandanya bahwa ladang atau tanah hati kita sudah menjadi keras. Kita perlu diproses dan dibentuk kembali, jika tidak, sampai kapan pun tidak akan menghasilkan.

  • 31 Mei

“…hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.” -Yakobus 1:22

🌟Karena itu milikilah hati yang mau dibentuk dan jangan terus-terusan mengeluh, bersungut-sungut dan memberontak ketika mata bajak Tuhan turun untuk mengolah hidup kita. Jadi proses pembentukan dari Tuhan itu ada waktunya; selama kita mau tunduk, proses itu akan segera selesai.