Desember


  • 1 Desember

“Adapun Allah, jalan-Nya sempurna; janji TUHAN adalah murni;”  -Mazmur 18:31

🌟Adakalanya Tuhan mengijinkan masalah terjadi sebagai bagian dari proses untuk menguji kualitas iman kita, menguji ketekunan, kesetiaan dan kesabaran kita. Janji Tuhan itu murni, karena itu jangan bimbang!

  • 2 Desember

“Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.”  -Matius 22:37

🌟Bukti kita mengasihi Tuhan adalah, jika kita mengasihi Tuhan berarti kita mau hidup taat dan melakukan segala perintahNya.

  • 3 Desember

“Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu.”  -Yohanes 12:3

🌟Tindakan Maria ini menunjukkan betapa ia sangat mengasihi Tuhan sehingga rela memberikan semua harta miliknya yang sangat berharga itu. Yang Tuhan perhatikan bukan harta miliknya yang sangat berharga itu. Yang Tuhan perhatikan bukan pada minyak narwastu yang mahal itu, namun DIA melihat hati Maria yang begitu tulus mengasihi Tuhan. Beri yang terbaik bagi Tuhan, karena kita telah menerima kasih dan kebaikanNya!

“Alangkah limpahnya kebaikan-Mu yang telah Kausimpan bagi orang yang takut akan Engkau, yang telah Kaulakukan bagi orang yang berlindung pada-Mu, di hadapan manusia!”  -Mazmur 31:20

🌟Jangan sampai, hingga detik ini kita masih ragu akan kasih dan kebaikan Tuhan. Jika demikian kita ini disebut orang yang tidak tahu berterima kasih seperti sembilan orang kusta yang sudah disembuhkan Tuhan.

  • 5 Desember

“Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya Tuhan itu!”  -Mazmur 34:9

🌟Bukankah setiap detik, setiap waktu dan setiap hari kasih dan kebaikan Tuhan itu nyata atas hidup kita?  Tuhan itu baik dan sangat baik.

  • 6 Desember

“Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah…”  -Ibrani 11:6

🌟Jadi untuk berkenan kepada Tuhan kita harus beriman kepadaNya, itulah yang Dia minta dari kita.  Beriman kepada Tuhan berarti percaya penuh kepada Tuhan meskipun yang terlihat tidak sesuai dengan kenyataan; beriman berarti tidak bimbang dan tidak bercabang hati; memiliki penyerahan diri secara total kepadaNya dan tidak tergantung pada keadaan; menjadikan Tuhan sebagai pusat pujian dan penyembahan kita; menempatkan Tuhan sebagai segala-galanya dalam hidup kita.

  • 7 Desember

“Aku hendak menjaga diri, supaya jangan aku berdosa dengan lidahku; aku hendak menahan mulutku dengan kekang selama orang fasik masih ada di depanku.”  -Mazmur 39:2

🌟Mari kita mulai dari hal-hal sederhana terlebih dahulu yaitu menjaga lidah atau perkataan kita. Banyak anak Tuhan yang meremehkan dan menganggap sepele hal ini sehingga sering kita temukan ada yang masih suka berkata-kata kasar, menggosip, memfitnah, memaki-maki orang lain dan juga mengucapkan perkataan-perkataan yang negatif yang menunjukkan ketakutan, kekuatiran, keragu-raguan, ketidakpercayaan, sakit-penyakit dan sebagainya.

  • 8 Desember

“Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku.”  -Ayub 3:25

🌟Ketika  seseorang memperkatakan hal-hal yang negatif ia sedang mengungkapkan apa yang ada di dalam hati dan pikirannya;  ia sedang mendatangkan hal-hal negatif atas dirinya sendiri. Semakin ia sering menggemakannya, seluruh tubuhnya semakin dicemarkan oleh perkataan-perkataan yang diucapkannya sendiri.

  • 9 Desember

“…sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya, semuanya telah Kauketahui, ya Tuhan.”  -Mazmur 139:4

🌟Bagi yang mau terus belajar mendisiplinkan dan menundukkan lidahnya di bawah kendali Roh Kudus, yang akan ia perkatakan adalah perkataan iman, selalu positif, suka memperkatakan firman dan mulutnya penuh dengan puji-pujian bagi Tuhan. Saat itulah ia sedang mengucapkan kuasa dan kemenangan yang mendatangkan berkat dan hidup atas dirinya sendiri.

  • 10 Desember

“Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri, maka sia-sialah ibadahnya.”  -Yakobus 1:26

🌟Jangan semborono menggunakan lidah kita karena dampaknya akan kembali ke kita!

  • 11 Desember

“Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.”  -Amsal 18:21

🌟Lidah atau perkataan yang kita ucapkan menentukan apakah kita akan hidup dalam kemenangan, kekalahan, berkat atau kutuk. Karena itu kita harus berhati-hati menggunakan lidah.

  • 12 Desember

“Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar.”  -1 Tesalonika 5:6

🌟Tidak ada waktu lagi untuk tetap tinggal dalam comfort zone!  Kita harus bangkit dan segera sadar!

  • 13 Desember

“…bukan untuk melakukan apa yang cemar,”  -1 Tesalonika 4:7

🌟Kita sebagai anak-anakNYA mengemban tugas mulia dari Tuhan yaitu untuk menjadi berkat dan juga kesaksian bagi orang lain.

  • 14 Desember

“Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-nya, janganlah keraskan hatimu!”  -Ibrani 4:7

  • 15 Desember

“Tuhan, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu.”  -Mazmur 5:4

🌟Di dalam kekariban dengan Tuhan ada pertolongan dan mujizat.

  • 16 Desember

“Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan:  roh memang penurut, tetapi daging lemah.”  -Matius 26:41

🌟Membangun kekariban dengan Tuhan adalah sebuah proses. Jadi tidak ada yang instan, tapi perlu latihan dari hari ke sehari. Jangan malas dan teruslah berlatih! Kita harus memaksa tubuh kita untuk berdoa dan melawan rasa kantuk yang menyerang.

  • 17 Desember

“Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain; lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku dari pada diam di kemah-kemah orang fasik.”  -Mazmur 84:11

🌟Perhatikan! Ada banyak berkat jika kita semakin karib dengan Tuhan.

  • 18 Desember

“…Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.”  -Yesaya 41:10

🌟Di dalam kekariban dengan Tuhan ada perlindungan yang aman, jadi jangan kuatir dan cemas.

  • 19 Desember

“Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan!  Sekali lagi kukatakan:  Bersukacitalah!”  -Filipi 4:4

🌟Mungkin kita berkata, “Teorinya gampang.  Prakteknya?  Bagaimana bisa bersukacita jika kita sedang dalam masalah, sakit, punya banyak utang, toko sepi, perusahaan lagi bangkrut dan sebagainya?”  Rasul Paulus menulis surat himbauan kepada jemaat di Filipi ini bukan saat ia sedang bersenang-senang karena menerima berkat dari Tuhan, tapi justru saat ia berada di dalam penjara alias dalam penderitaan dan kesesakan.

  • 20 Desember

“…Jangan kamu bersusah hati, sebab sukacita karena Tuhan itulah perlindunganmu!”  -Nehemia 8:11

  • 21 Desember

“Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.”  -1 Korintus 13:13

🌟Kasih yang mula-mula adalah kasih yang membawa kita kepada satu hati yang berkobar-kobar seperti semula ketika kita percaya kepada Kristus;  hati yang begitu semangat untuk bersaksi, untuk memberitakan Injil; hati yang penuh cinta kepada Tuhan dan sesama; hati yang tulus iklhas tanpa pamrih untuk Tuhan.

  • 22 Desember

“Juga oleh temannya orang miskin itu dibenci, tetapi sahabat orang kaya itu banyak.”  -Amsal 14:20

🌟Ketika seseorang sedang berada  ‘di atas’  dan berlimpah harta sangatlah wajar bila banyak orang mengerumuninya, tetapi begitu ia berada  ‘di bawah’  dan jatuh miskin, tak banyak orang mau berteman dengannya alias ditinggalkan oleh teman-temannya, itulah dunia!

  • 23 Desember

Masih ada harapan untuk hari depanmu, demikianlah firman TUHAN:”  -Yeremia 31:17

🌟Di dalam Yesus pasti ada jalan ke luar, ada pertolongan, ada kelepasan.

  • 24 Desember

“Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah;”  -Lukas 1:52

🌟Maria memuji-muji Tuhan karena Tuhan rela turun dari takhta-Nya yang Mahatinggi datang ke dunia dan bersedia dilahirkan di kandang yang hina. Ini berbicara tentang kerendahan hati. Karena itu setiap orang percaya harus mengikuti teladan-Nya, sebab Tuhan sangat mengasihi orang yang rendah hati dan menentang orang yang sombong,

  • 25 Desember
Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.”  -Lukas 2:10-11
🌟Sebagai orang percaya tak perlu kita takut, cemas dan kuatir, karena pada saatnya Kristus akan datang ke dunia, tidak lagi sebagai bayi yang dibungkus dengan lampin dan dibaringkan di dalam palungan, tetapi Ia akan datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaanNYA;  dan karena kita ini adalah umat pilihanNYA.
  • 26 Desember

“Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula.”  -Wahyu 2:4

🌟Apakah saat ini kita sedang bangga dengan kerohanian kita? Kita sudah melayani Tuhan dan terlibat aktif di gereja lokal yang terkenal? Jangan kita membanggakan diri karena yang berhak menilai ‘kualitas’ pekerjaan kita bukanlah manusia, melainkan Tuhan. Jangan tinggalkan kasih mula-mula.

  • 27 Desember

“…ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh!  Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat.”  -Wahyu 2:5