Ada Rencana Tuhan Yang Baik Dalam Tiap Hal Di Hidup Kita


Janganlah berkecil hati atas apa yang terjadi saat ini dalam hidupmu, sebab jika kita masih setia kepada Allah, disitu Allah sedang mengerjakan sebuah pekerjaan yang baik dalam hidup kita demi kemuliaan nama-Nya.

Jika kita membaca kisah Paulus, tentu kita mengerti siapa dia sebenarnya. Sebelum bertobat dan mengikut Allah, dia adalah salah satu orang yang membenci ajaran Kristus dan pemburu murid-murid Kristus, untuk dianiaya tak jarang untuk dihabisi. Ketika kita melihat hidup Saulus (Paulus yang belum bertobat), nampaknya tidak ada hal baik sama sekali dalam dirinya yang Tuhan pakai.

Terkadang kita juga melihat hidup orang terdekat kita, atau bahkan hidup kita sendiri lalu menyesalinya. Tidak ada satu halpun yang dapat kita banggakan dari apa yang telah kita lakukan. Pekerjaan begitu-begitu saja, keadaan ekonomi tak kunjung membaik, doa yang sekian lama terucap namun tak terjawab. Rasanya hidup kita yang biasa ini mustahil dipakai oleh Allah.

“Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus” ( Filipi 1:6 )

Dalam doa Paulus yang kita baca pada hari ini, Paulus berdoa sekalian memberikan sebuah kesaksian atas hidupnya sendiri. Bahwa dalam segala hal yang telah kita perbuat di masa lalu, sekelam apapun itu, seburuk apapun yang pernah kita lakukan dan jika kita mau bertobat serta mengikut Allah, Paulus menyebut ada pekerjaan baik yang sedang dilakukan oleh Allah dalam hidup kita. Pekerjaan baik Allah yang mungkin tidak akan pernah kita sadari sebelumnya hingga saat ini.

Janganlah berkecil hati atas apa yang terjadi saat ini dalam hidupmu, sebab jika kita masih setia kepada Allah, disitu Allah sedang mengerjakan sebuah pekerjaan yang baik dalam hidup kita demi kemuliaan nama-Nya saja. Tetap bersukacita mengerjakan apa yang saat ini sedang dihadapi dan mengerjakannya dengan sepenuh hati, agar orang dapat merasakan pekerjaan Allah melalui apa yang sedang kita lakukan. Tuhan Yesus memberkati!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *