Hidup Ini Adalah Kesempatan


Dalam hidup kita menjumpai ada banyak kesempatan.  Dengan kata lain hidup ini adalah sebuah kesempatan.  Pertanyaannya bagaimana agar kita dapat melihat kesempatan itu dan menggunakannya dengan baik?  Orang-orang yang berhasil dalam bidang apa pun yang ditekuninya adalah mereka yang mampu menangkap setiap kesempatan yang menghampiri hidupnya. Bukan berarti mereka tidak pernah gagal, tapi mereka mampu menjadikan kegagalan sebagai kesempatan untuk belajar, berbenah dan memperbaiki diri.  Sebaliknya ada banyak orang yang hidup dalam kegagalan demi kegagalan oleh karena telah menyia-nyiakan dan membuang kesempatan yang datang dalam hidupnya.

Manusia pada umumnya selalu berpikir hidup ini adalah kesempatan, namun kesempatan yang dimaksudkan mereka adalah kesempatan untuk meraih kesuksesan menurut ukuran dunia.

Itulah kenapa kita melihat ada begitu banyak orang yang ingin meraih kesuksesan hidup, mereka mempertaruhkan waktu, tenaga, dan pikiran mereka, bekerja keras siang dan malam, supaya mereka bisa meraih apa yang dinamakan kesuksesan hidup menurut dunia.

Artinya dengan kesuksesan yang mereka raih berarti mereka bisa menikmati hidup dalam berbagai kesenangan yang dunia tawarkan. Dengan demikian maka mereka akan hidup menuruti hawa nafsu dan keinginan diri yang dianggap itu menyenangkan, dan memuaskan hasrat hati mereka.

Bagaimana dengan prinsip hidup kita sebagai orang percaya?. Kalau dikatakan bahwa hidup ini adalah kesempatan, apakah kita juga memiliki prinsip hidup yang sama dengan orang-orang dunia pada umumnya?.

Memang benar hidup ini adalah kesempatan, tetapi bagi orang percaya kesempatan yang dimaksudkan disini adalah, kesempatan untuk berjuang supaya bisa memiliki standar hidup seperti yang Allah kehendaki.

Hidup seperti yang Allah kehendaki adalah, hidup dalam kesucian, kekudusan dan kebenaran Allah. Artinya kesempatan hidup yang kita miliki harus dipertaruhkan hanya untuk hal yang satu ini. Bagaimana kita bisa hidup seperti yang Allah kehendaki.

Kenapa demikian?. Karena kita harus sadar, tidak ada lagi kesempatan hidup yang ke dua. Sebab kesempatan hidup di dunia ini hanya satu kali, bahkan kesempatan itu sangat singkat waktunya. Firman Tuhan katakan hanya tujuh puluh tahun. “Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap.” -Mazmur 90:10

Persoalannya sekarang adalah, rentan waktu tujuh puluh tahun masa hidup kita di dunia ini belum tentu dapat kita capai. Sebab seberapa lama kita diberikan kesempatan hidup oleh Tuhan di dunia ini, kita tidak pernah tahu.

Itulah kenapa kita harus mulai menyadari bahwa hidup ini adalah kesempatan untuk merubah diri. Kesempatan untuk berjuang mempersiapkan masa depan hidup kita di kekekalan nanti.

Kalau kita tidak memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, maka dibalik kematian nanti kita akan menyesal. Karena kalau saat ini kita tidak mau berjuang untuk mencapai standar hidup yang Allah kehendaki, maka dibalik kematian nanti tidak ada lagi kesempatan ke dua. Itulah kenapa firman Tuhan katakan; “Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.” -Mazmur 90:12

Kita akan menjadi orang yang paling malang di kekekalan nanti, orang yang paling menderita, kalau saat ini kita tidak mau hidup seperti yang Allah kehendaki. Karena pada akhirnya kita tidak akan diterima di dalam Kerajaan Allah. Karena itu jadilah peka dan berlakulah bijaksana, atau kita akan menyesalinya!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *