Mari Untuk Saling Menguatkan & Berdoa


Saudara‑saudara yang terkasih dalam Tuhan, beberapa waktu yang lalu Indonesia kembali dirundung duka karena terjadinya teror bom di Surabaya. Ada ungkapan bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Dengan bersatu atau bersama, kita punya kekuatan, tetapi jika tidak bersatu maka yang ada adalah kelemahan. Karena teror bom di Surabaya, aparat kepolisian menghimbau gereja-gereja yang ada di kota Surabaya untuk meniadakan ibadah demi keselamatan para jemaat. Namun sejak artikel ini ditulis, suasana kota Surabaya sudah terkendali. Sehingga kegiatan-kegiatan ibadah sudah bisa dilaksanakan kembali.

Kita sebagai anak-anak Tuhan harus bersatu saling menguatkan dan saling berdoa meminta pengampunan kepada Tuhan, kita tidak boleh kepahitan kepada orang yang bersalah kepada kita. Ini adalah perintah Tuhan, kita harus memberkati dan mengampuni. Sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat. Kita juga berdoa minta keamanan dan damai sejahtera untuk Indonesia, juga untuk kota Surabaya. Kita berdoa juga supaya tidak terintimidasi dan takut akan hal ini. Minta keberanian lebih lagi untuk memberitakan injil damai sejahtera, karena sekarang hati kita lebih murni dalam kasih.

Kita tidak boleh terintimidasi akan penyerangan bom ini. Kita harus tetap berserah dan berpegang pada Firman Tuhan. Mari untuk tidak terpancing dengan provokator yang ada, tetap memberikan kasih yang Tuhan ajarkan. Persekutuan orang beriman adalah sarana bagi kita untuk mewujudkan kerjasama, didalamnya ada saling peduli untuk bertumbuh didalam Yesus Kristus. Hanya dengan berdoa dan bekerja sama, maka kita sanggup menantang badai dan menyelesaikan tantangan seberat apapun.

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *